Friday, 22 June 2012
Bidadari Untuk Umar ra.
Umar r.a. adalah salah satu dari sahabat Rasulullah SAW. Semenjak ia
memeluk Islam kaum muslimin seakan memperoleh suatu kekuatan yang sangat besar.
Sejak itulah mereka berani sholat dan thowaf di Ka'bah secara terang-terangan.
Umar r.a. adalah seorang yang waro', ia sangat teliti dalam mengamalkan Islam.
Umar r.a. mempelajari surah Al-Baqarah selama 10 tahun, ia kemudian melapor
kepada Rasulullah SAW,
"Wahai Rasulullah SAW apakah kehidupanku telah mencerminkan surah
Al-Baqarah, apabila belum maka aku tidak akan melanjutkan ke surah
berikutnya".
Rasulullah SAW menjawab, "Sudah..."!.
Umar r.a. mengamalkan agama sesuai dengan kehendak Allah SWT. Karena kesungguhannya
inilah maka banyak ayat di Al-Qur'an yang diturunkan Allah SWT berdasarkan
kehendak yang ada pada hatinya, seperti mengenai pengharaman arak, ayat
mengenai hijab, dan beberapa ayat Al-Qur'an lainnya.
Rasulullah SAW seringkali menceritakan kepada para sahabatnya mengenai
perjalannya mi'raj menghadap Allah SWT. Beliau SAW sering pula menceritakan
bagaimana keadaan syurga yang dijanjikan Allah SWT kepada sahabat-sahabatnya.
Suatu hari ketika Rasulullah SAW dimi'rajkan menghadap Allah SWT malaikat
Jibril AS memperlihatkan kepada Beliau SAW taman-taman syurga. Rasulullah SAW
melihat ada sekumpulan bidadari yang sedang bercengkrama. Ada seorang bidadari
yang begitu berbeza dari yang lainnya. Bidadari itu menyendiri dan tampak
sangat pemalu. Rasulullah SAW bertanya kepada Jibril AS,
"Wahai Jibril AS bidadari siapakah itu"?.
Malaikat Jibril AS menjawab,
"Bidadari itu adalah diperuntukkan bagi sahabatmu Umar r.a. Pernah
suatu hari ia membayangkan tentang syurga yang engkau ceritakan keindahannya.
Ia menginginkan untuknya seorang bidadari yang berbeza dari bidadari yang
lainnya. Bidadari yang diinginkannya itu berkulit hitam manis, dahinya tinggi,
bagian atas matanya berwarna merah, dan bagian bawah matanya berwarna biru
serta memiliki sifat yang sangat pemalu. Karena sahabat-mu itu selalu memenuhi
kehendak Allah SWT, maka saat itu juga Allah SWT menjadikan seorang bidadari
untuknya sesuai dengan apa yang dikehendaki hatinya".
Subscribe to:
Post Comments (Atom)


































