Saturday, 23 June 2012
Nabi Sulaiman as dan Seekor Semut (1)
Kerajaan Nabi Sulaiman as dikala itu sedang mengalami musim kering yang
begitu panjang. Lama sudah hujan tidak turun membasahi bumi. Kekeringan melanda
di mana-mana. Baginda Sulaiman as mulai didatangi oleh ummatnya untuk diminta
pertolongan dan memintanya memohon kepada Allah SWT agar menurunkan hujan untuk
membasahi kebun-kebun dan sungai-sungai mereka. Baginda Sulaiman as kemudian
memerintahkan satu rombongan besar pengikutnya yang terdiri dari bangsa jin dan
manusia berkumpul di lapangan untuk berdo'a memohon kepada Allah SWT agar musim
kering segera berakhir dan hujan segera turun.
Sesampainya mereka di lapangan Baginda Sulaiman as melihat seekor semut
kecil berada di atas sebuah batu. Semut itu berbaring kepanasan dan kehausan.
Baginda Sulaiman AS kemudian mendengar sang semut mulai berdo'a memohon kepada
Allah SWT, penunai segala hajat seluruh makhluk-Nya. "Ya Allah pemilik
segala khazanah, aku berhajat sepenuhnya kepada-Mu, Aku berhajat akan air-Mu,
tanpa air-Mu ya Allah aku akan kehausan dan kami semua kekeringan. Ya Allah aku
berhajat sepenuhnya pada-Mu akan air-Mu, kabulkanlah permohonanku", do'a
sang semut kepada Allah SWT. Mendengar do'a si semut maka Baginda Sulaiman as
kemudian segera memerintahkan rombongannya untuk kembali pulang ke kerajaan
sambil berkata pada mereka, "kita segera pulang, sebentar lagi Allah SWT
akan menurunkan hujan-Nya kepada kalian. Allah SWT telah mengabulkan permohonan
seekor semut". Kemudian Baginda Sulaiman dan rombongannya pulang kembali
ke kerajaan.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)


































